Tips Merawat Rumah Agar Tetap Aman & Nyaman, Gampang Lo!

Ada beberapa tips merawat rumah agar awet, sehat dan rapi. Agak mudah. Yang penting hanya disiplin melakukannya. Siapa yang tidak menginginkan rumah idaman yang nyaman, sehat, tertata, terlihat awet dan lainnya?

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk sampai ke sana. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan secara rutin. Anda harus memiliki disiplin untuk melakukan semua pekerjaan ini secara teratur. Tidak boleh malas apalagi absen. Selain itu, Anda perlu menganggarkan untuk perbaikan dan penggantian barang yang rusak.

1. Rajin Memeriksa Kondisi Fisik Rumah

Kamu bisa memanggil tukang bangunan untuk memeriksa atap, saluran air, talang air, dinding, dan lainnya. Atap bisa bergeser lantaran ada kucing yang lewat. Saluran air bisa mampet karena ada sampah yang masuk ke dalamnya.

Kamu harus melakukan perbaikan atap, talang air, dan saluran air sebelum musim hujan datang. Dinding bisa terlihat jelek lantaran ada rembesan air, cipratan air, lumut, kotoran, dan lain sebagainya.

Belum lagi dengan cat dinding rumah, cat pagar, dan lainnya yang mulai memudar setelah beberapa tahun. Setelah sekian lama, pastinya ada masalah dengan rumah kamu. Jadi kamu harus memeriksa kondisi rumah agar merawat rumah lebih mudah. 

Baca Juga: Berbagai jenis atap rumah dan cara merawatnya

2. Memeriksa Instalasi Listrik dan Air

Setelah beberapa tahun, jangan lupa untuk mengecek sistem kelistrikan di atas plafon. Anda dapat menghubungi teknisi listrik bersertifikat. Sebagian besar kebakaran di Jakarta disebabkan oleh korsleting listrik.

Instalasi air juga harus diperiksa setiap beberapa tahun. Mungkin Anda merasa aliran air dari water dispenser atau jalur PAM berkurang. Mungkin ada banyak kotoran, lumpur, atau batu yang menyumbat saluran pembuangan. Anda dapat meminta teknisi memasang filter air.

3. Lakukan Perbaikan Kecil Secara Berkala

Perbaikan kecil harus dilakukan secara berkala, dimulai dengan mengganti keran dan mengganti kunci pagar. Dianjurkan untuk mengecat dinding setiap dua atau tiga tahun agar rumah tetap terlihat segar dan indah.

Untuk bagian yang bersentuhan dengan air, Anda harus melapisinya dengan cat tahan air agar air tidak merembes masuk. Perbaikan kecil ini sangat banyak. Anda dapat melihat kerusakan di kamar mandi, dapur, ruang makan, beranda, garasi, garasi, dan lainnya. Memperhatikan hal-hal kecil seperti ini sangat penting untuk merawat rumah agar tetap nyaman dan aman untuk ditinggali. 

4. Membersihkan Rumah Secara Rutin

Bersihkan rumah secara rutin karena hal itu sangat berpengaruh pada kenyamanan untuk ditinggali. Sering-seringlah menyapu, mengepel lantai sampai kesudut-sudut rumahmu. lakukan pembersihan pada bagian depan, samping, belakng rumahmu. bersihkan bagian taman, carport, halaman dan sebagainya. jangan lupa bersihkan dapur juga karena bagiaj itu cukup sering digunakan aktifitas terutama ibu rumah tangga. membersihkan rumah setiap hari sangat penting untuk merawat rumah agar tetap awet dan enak dilihat. 

5. Memeriksa Parabot Rumah Tangga

Lakukan pengecekan secara berkala pada furnitur di rumah seperti sofa, coffee table, meja makan, meja kerja, lemari, dan lainnya. Sofa bisa kotor lantaran ada sisa makanan. Lakukan penyedotan dengan vacuum cleaner secara rutin.

Noda atau goresan bisa terlihat pada meja makan atau coffee table. Lakukan perbaikan dengan segera. Cek juga kursi yang ditaruh di beranda. Apakah warnanya mulai memudar lantaran terkena air hujan dan sinar matahari?

6. Mengecek Peralatan Elektronik

Kamu memiliki sejumlah peralatan elektronik seperti AC, televisi, dispenser, mesin cuci, kulkas, dan lainnya. Lakukan pembersihan AC setiap tiga bulan sekali. Isi freonnya agar pendingin udara tetap sejuk setiap saat.

Mesin cuci yang dipakai setiap hari lama kelamaan bisa rusak. Begitu juga dispenser, microwave, dan lainnya. Biasanya setelah beberap tahun alat elektronik sudah tidak bisa dipakai jadi harus diganti agar fungsi lebih maksimal. 

7. Menyortir Barang yang Tidak Berguna

Jangan biasakan untuk menumpuk barang di garasi, lemari pakaian, dapur, atau tempat lainnya. Biasanya orang masih merasa sayang untuk membuang sepatu, tas, buku, peralatan masak, dan lainnya.

Mungkin kamu akan menemukan sepatu yang pernah dipakai saat masih kuliah. Tas yang dibeli saat pertama kali bekerja. Padahal semua barang itu tidak lagi dipakai. Kamu merasa akan memakainya lagi suatu saat nanti.

Kalau kamu mulai menumpuk barang, itu sama saja kamu mengundang kecoa, tikus, atau binatang lainnya. Saat barang-barang tersebut masih layak pakai, kamu bisa memberikannya kepada orang lain, panti asuhan, dan lainnya. Pilihannya banyak mulai dari menjualnya kalau bisa menghasilkan uang, menghibahkannya, atau malah membuangnya kalau sudah rusak

Bagikan Postingan Ini:
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *