Cara Mengatasi Dinding Lembap dan Berjamur

Dinding lembab adalah masalah yang ingin dihindari banyak orang. Pasalnya, hal tersebut dapat menimbulkan ruangan dingin yang tidak baik bagi tubuh dan tidak baik bagi struktur rumah. Untungnya, ada beberapa cara mudah untuk mengatasi dinding lembap dan berjamur. 

Sebelum itu, pastikan untuk menentukan penyebab dinding lembap dan berjamur sebelum mencoba memperbaiki masalahnya. Jika tidak, Anda bisa menerapkan cara yang sia-sia dan bisa memperparah kondisi dinding. Berikut beberapa perawatan mengatasi dinding lembap dan berjamur yang bisa Anda coba di rumah.

Berikut cara mengatasi Dinding lembap dan berjamur, Yuk simak yuk: 

Menggunakan Cairan Anti Jamur

Tahu tidak kalau tembok yang lembap bisa terjadi akibat pertumbuhan jamur pada permukaan atau celah-celahnya? Bila ini dibiarkan, tentu bisa membahayakan kesehatan dan merusak bangunan rumah. 

Kabar baiknya, kamu bisa menyemprotkan cairan anti-jamur atau fungsida pada bagian dinding yang terkena jamur. Namun, bersihkan dahulu area tersebut dengan lap kering sebelum disemprot, ya. Setelah itu, baru kamu bisa berikan cairan ini, deh

Penggunaan cairan anti-jamur pun bisa Pins lakukan sebagai cara mencegah kembalinya jamur pada dinding. 

Gunakan Bahan Anti Air (wateer-proofing

Umumnya, pemakaian bahan anti-air atau waterproofing sering jadi solusi andalan dari cara mengatasi tembok lembab dan mengelupas. Metode ini biasanya cukup ampuh jika terdapat kebocoran pada bagian tersebut dan sudah diatasi. 

Kamu bisa memberikan cat dinding waterproof yang mampu memberikan perlindungan pada dinding tembok. Dengan begitu, dinding kembali jadi kering dan kamu tidak perlu khawatir lagi, bukan?

Buka Ventilasi Udara Rumah Lebih Sering

Bila kamu ingin mencoba cara alami mengatasi tembok yang lembab, usahakan untuk sering membuka ventilasi atau jendela rumah. Ini terutama harus dilakukan sebelum kamu mengecat dinding yang lembab. 

Membuka jendela dan ventilasi lebih sering bertujuan membiarkan rumah ‘bernapas’ dan mendapatkan udara dari luar. Dengan begitu, tembok mungkin akan lebih kering dibandingkan tidak mendapatkan sirkulasi udara sama sekali. 

Cet Ulang Temboh

Mengecat ulang memang jadi solusi andalan untuk mengatasi dinding yang lembab. Namun, kamu perlu menghilangkan jamur pada dinding atau meratakan tembok ketika ada pengelupasan dan keretakan. 

Cat ulang justru akan sia-sia jika kamu memaksa melakukannya tanpa melakukan itu semua. Pins bisa mengecat ulang dinding tembok dengan pilihan cat yang diklaim tahan terhadap air hujan, alkali, atau garam yang bikin tembok tidak lembab. 

Selain itu, kamu bisa memilih cat yang dapat melindungi dinding tembok dari beragam kondisi cuaca, jamur, hingga polusi. Bila bingung, coba tanyakan kepada toko bangunan yang nantinya membantu kamu mencari cat dinding yang tepat.  

Gunakan Dehimudifier

Bagi anda yang punya dehumidifier di rumah, coba pakai alat ini untuk mengurangi kelembapan pada tembok. Dehumidifier merupakan alat untuk menghilangkan kelembapan di ruangan. 

Alat ini terlihat seperti AC portable dan mampu menyerap hawa lembap berlebih. Pins bisa menyalakan alat ini di siang atau malam hari untuk memaksimalkan fungsinya dan mendapatkan rumah yang kering. 

Sayangnya, harga dehumidifier tidak murah sehingga coba cari rekomendasi dehumidifier yang cocok dengan budget kamu. 

Baca Juga : Penyebab dinding lembap dan merembes

 

Karbol dan Diterjen Untuk Membersihkan Jamur

Setiap rumah pasti memiliki deterjen untuk mencuci baju atau karbol untuk mengepel lantai maupun membersihkan kamar mandi. Kedua produk ini mengandung bahan aktif yang dapat membunuh bakteri dan jamur.

Jadi, kamu bisa memanfaatkannya untuk membasmi jamur di tembok. Berikut cara membuat larutan deterjen untuk menghilangkan jamur di tembok yang lembab.

  • Larutkan karbol atau detejen dengan air.
  • Gunakan perbandingan 1:3, misal 100 ml karbol dengan 300 ml air.
  • Aduk sampai rata.
  • Semprotkan di tembok yang berjamur.

Selain murah, penggunaan produk ini terbilang aman karena memang diformulasikan sebagai cairan pembersih rumah tangga. setelah itu semprotkan cairannya dan di sikat menggunakan sikat kemudian dikeringkan dan chat ulang. 

Cairan pebasmi jamur bisa juga dengan cuka, lemon dan jeruk nipis jadi tidak hanya menggunakan diterjen. dan bahan-bahan itu sangat efektif untuk mengatasi dinding yang berjamur. 

Bagikan Postingan Ini:
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *